Inilah 4 Hal yang Penting Diketahui Tentang Release di Microstock

Model Release, Property Release, Talent Release dan Editorial Disertai Contoh



fotografer harus menyertakan model release atau property release


Dalam dunia fotografi, videografi, maupun illustrasi, release merupakan hal yang paling penting untuk dilengkapi. Release adalah perjanjian hukum yang mengikat antara fotografer, videografer atau illustrator dengan model mereka atau pemilik property. Perjanjian ini memastikan bahwa semua orang yang terlibat dalam proses tersebut telah menyadari konsekuensinya dan menyetujui akan penggunaan hasil foto atau illustrasi tersebut. Hal ini juga menunjukan bahwa sang model telah mendapatkan kompensasi yang sesuai dari foto tersebut.

Selain untuk memproteksi fotografer, videografer atau illustrator, itu, release yang telah ditanda tangani juga dapat memproteksi sang model, pemilik property, fotografer, videografer, illustrator, agensi, dan pengguna dari foto-foto tersebut. Adanya model release menunjukan bahwa sang fotografer, videografer atau illustrator telah mendapatkan izin dan mempunyai lisensi untuk menggunakan foto, video maupun illustrasi tersebut. 

Dalam kaitannya dengan dunia Microstock, release ini memainkan peranan penting untuk diterimanya karya yang anda submit ke masing-masing Microstock agensi. Microstock tidak ingin bila perusahaan yang mereka bangun dengan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit bermasalah dikemudian hari karena dituntut oleh model atau pemilik property yang mengetahui foto mereka ada di agensi tersebut. Untuk mencegah hal itu terjadi, anda akan diminta men-submit model atau property release bersamaan dengan karya yang hendak anda submit. 

Release sendiri haruslah kuat dan legal dalam pengisiannya, didalamnya haruslah meliputi informasi tentang sang pemilik property, fotografer, videografer maupun illustrator, sang model dan juga saksi-saksi. Lebih lanjut tentang pengisiannya dapat dilihat pada keterangan di bawah ini: 

Informasi yang harus dicantumkan dalam release


Informasi Fotografer, Videografer atau Illustrator 


Haruslah menggunakan nama lengkap yang sah menurut hukum. Didalamnya meliputi alamat lengkap, nomor telepon, alamat email, tanggal lahir dan tanda tangan sang pemilik property, fotografer, videografer atau illustrator. 

Informasi Model / Pemilik Property 


Haruslah menggunakan nama lengkap yang sah menurut hukum. Didalamnya meliputi alamat lengkap, nomor telepon, alamat email, tanggal lahir dan tanda tangan sang model atau pemilik property. Bila sang model masih dibawah 18 tahun maka form haruslah ditanda tangani oleh orang tua atau pengasuh yang mempunyai hubungan hukum dengan sang model. 

Informasi Saksi 


Haruslah menggunakan nama lengkap yang sah menurut hukum. Didalamnya meliputi alamat lengkap, nomor telepon, alamat email, tanggal lahir dan tanda tangan sang fotografer, videografer atau illustrator. 

Pastikan semua tulisan pada forn diatas jelas terbaca, tidak blur, terlalu kecil atau terlalu tipis tulisannya. 

Di dalam form release juga harus terdapat: 

  • Tanggal kapan ditanda tanganinya form tersebut 
  • Deskripsi sang model, misalnya berasal dari etnik apa 
  • Deskripsi adegan yang di foto apa saja 
  • Deskripsi property berupa apa saja, beberapa Microstock anda yang minta mencantumkan foto dari property-property tersebut di dalam form tersebut 

Contoh masalah copyright yang sering kali membingungkan. 


Contoh 1 

Anda mensubmit foto perkawinan anda yang difoto oleh fotografer professional. Anda melampirkan model release yang menyatakan bahwa andalah pemilik hak cipta dari foto tersebut karena anda merasa itu adalah foto perkawinan anda. Akan tetapi, meski anda telah membayar semua cost kepada fotografer tersebut namun hak cipta dari foto tersebut ada pada sang fotografer. Sehingga dalam hal ini fotografer yang bersangkutan haruslah ikut menanda tangani model release yang anda submit. 


foto perkawinan anda memerlukan model release


Contoh 2 

Anda hendak memfoto diri anda sendiri (foto selfie) akan tetapi camera anda tidak mempunyai timer atau remote shutter release, lalu anda meminta tolong teman anda untuk memfoto anda. Dalam kasus ini, meski anda memiliki hak cipta terhadap foto selfie tersebut anda tetap memerlukan pernyataan dari teman anda bahwa teman andalah sang fotografernya. 

Model Release 


Penulis sudah membahas sedikit tentang model release disini, sekarang mari kita bahas lebih dalam tentang model release ini. 

Kapan diperlukannya Model Release? 


Umumnya foto anda memerlukan model release bila foto tersebut ada bagian-bagian yang dapat dikenali. Selain wajah, seseorang bisa saja dapat dikenali meskipun wajah mereka dikaburkan atau di crop melalui, tanda lahir, tato, tahi lalat atau bekas luka, faktor lain mudah dikenalinya juga dapat melalui cara mereka berpakaian, aktifitas yang mereka lakukan, dengan siapa mereka berada atau dimana lokasi mereka berada. Untuk kasus-kasus seperti ini tentu saja fotografer, videografer atau illustrator memerlukan model release. 

Di beberapa negara seperti di Indonesia diperbolehkan untuk mengambil foto seseorang di area publik meski tanpa izin yang bersangkutan. Akan tetapi akan menjadi berbeda apabila foto tersebut kemudian digunakan untuk kepentingan komersial. Anda tidak dapat menggunakan foto tesebut tanpa adanya model release. 

Selain hal-hal diatas, model release diperlukan juga ketika, 

  • Foto yang anda ambil tersebut akan digunakan untuk iklan. 
  • Foto yang anda ambil tersebut akan digunakan untuk kepentingan bisnis komersial seperti, brosur, kalender, poster, website, microstock atau apapun bentuknya yang berkaitan dengan kepentingan bisnis. 
  • Foto yang anda ambil tersebut ada bagian yang dapat dikenali seperti tato, tahi lalat, bekas luka atau tanda lahir. 

tato memerlukan model release

  • Foto yang anda ambil tersebut berupa foto nude 
  • Foto yang anda ambil tersebut berupa foto seorang profesional atau semi pro dibidang sport atau keahlian lainnya. 
  • Foto seseorang yang sedang berdiri diam di tengah kerumunan orang seperti misalnya di hall sekolah atau di pameran, meski wajahnya tidak menghadap kamera. 

foto seseorang di keramain memerlukan model release

  • Foto seseorang yang sedang berdiri diam di tengah kerumunan orang seperti misalnya di hall sekolah atau di pameran, dan wajahnya sengaja / tidak sengaja menghadap ke kamera. 
  • Foto kerumunan orang seperti misalnya di pasar atau di keramaian yang di kondisikan atau di setting maka foto tersebut memerlukan model release dari masing-masing model yang ada di foto tersebut. 
  • Foto seorang model yang menutup wajahnya dengan masker namun masih dapat dikenali. 

wajah yang tertutup masker ini memerlukan model release

  • Foto seorang model yang meski menghadap belakang, tidak terlihat wajah sama sekali, tidak terlalu terlihat lokasi pengambilan akan tetapi dapat dikenali dari bajunya. 

baju atau outfit yang dapat dikenali memerlukan model release

  • Foto siluet selama foto tersebut masih dapat dikenali oleh seseorang 

foto siluet seperti ini memerlukan model release


foto seseorang seperti ini memerlukan model release


Model Release tidak diperlukan ketika: 

  • Orang-orang yang memakai seragam, seperti perawat, polisi atau pilot selama wajah mereka tidak terlihat didalam foto. 
  • Foto kerumunan orang seperti misalnya di pasar atau di keramaian selama tidak ada seseorang atau sejumlah orang yang menjadi fokus utama atau subjek dari foto. 

Berapa umur model untuk dapat mendatangani model release menurut hukum? 


Karena tujuan dari blog ini dibuat adalah untuk mengulas dunia seputar Microstock yang rata-rata berkantor di Amerika maka sudah barang tentu ketentuan hukum yang diikuti adalah ketentuan hukum Amerika. 

Di Amerika, umur 18 secara umum sudah dianggap usia sah / legal untuk menanda tangani model release. 

Bila sang model belum mencapai usia yang dianggap sah maka salah satu orang tua atau pengasuh yang mempunyai hubungan hukum dengan sang model harus menanda tangani model release tersebut. 

Contoh kasus 

Jika foto yang anda ambil itu berisi banyak orang dan anda berencana untuk mensubmit foto tersebut ke microstock, apakah anda memerlukan model release dari masing-masing orang tersebut? 

Jawabnya adalah: 
  • Jika anda ingin menjual hasil foto tersebut untuk kepentingan cetak atau bahkan poster anda tidak perlu menggunakan model release. 
  • Jika anda ingin menggunakan foto tersebut untuk kepentingan buku anda juga diperbolehkan tidak menggunakan model release, selama anda tidak mengizinkan penerbit menggunakan foto tersebut sebagai cover atau menggunakannya untuk materi promosi. 
  • Jika anda menggunakan foto tersebut untuk di print misalnya diatas mug dan menggunakan mug tersebut untuk berdagang atau beriklan maka anda memerlukan model release dari masing-masing orang yang ada didalam foto tersebut. 

Apa yang membedakan antara foto model yang akan muncul di sebuah iklan dengan yang akan muncul di halaman majalah editorial? 


Perbedaannya adalah untuk foto yang muncul pada halaman iklan, fotografer memerlukan model release sedangkan pada halaman majalah editorial tidak memerlukan model release. Selain itu foto yang digunakan untuk kepentingan iklan biasanya lebih mendatangkan uang bagi orang-orang yang terlibat didalamnya dibandingkan yang digunakan untuk editorial. 

Telah dibahas diatas bahwa ketika anda hendak mensubmit foto ke Microstock agensi maka anda akan diminta juga untuk melampirkan form model release yang telah ditanda tangani semua pihak. Baca tips cara mensubmit dan melampirkan formnya disini

Property Release


Penulis sudah membahas sedikit tentang property release dan cara mengisinya disini, sekarang mari kita bahas lebih dalam tentang property release ini. 

Bagaimana anda tahu bahwa anda memerlukan property release? 


Property release dianjurkan dan diperlukan ketika setiap pemilik property sangat dikenali melalui properti yang dipunyainya (Pemilik disini bisa perorangan maupun kelompok) 

Kapan diperlukannya Property Release? 


Property Release diperlukan ketika, 
  • Foto yang anda ambil tersebut akan digunakan untuk iklan. 
  • Foto yang anda ambil tersebut akan digunakan untuk kepentingan bisnis komersial seperti, brosur, kalender, poster, website, microstock atau apapun bentuknya yang berkaitan dengan kepentingan bisnis. 
  • Pemilik property langsung dapat dikenali melalui property yang ada didalam foto tersebut 

foto pesawat seperti ini memerlukan property release


Contoh kasus 

Bila anda hendak memfoto sebuah gedung untuk tujuan iklan atau bisnis, di bagian gedung tersebut ada logo BCA mislanya, maka anda harus mendapatkan izin dari pihak BCA, dikarenakan logo tersebut adalah property dari BCA. 


foto gedung dengan logo seperti ini memerlukan property release


Lalu bagaimana dengan gedung itu sendiri? Selama gedung atau bangunan yang ada foto itu dapat dikenali dan menjadi subjek utama didalam foto anda maka anda memerlukan property release.


foto gedung sebagai subjek seperti ini memerlukan property release


Dapatkah pemilik property mencegah anda untuk mengambil foto dari gedung mereka, mobil yang mereka miliki dan sebagainya dari area publik? 

Jika anda mengambil gambar dari area publik dan subjek terlihat dari tempat anda mengambil gambar tersebut maka pemilik property tidak mempunyai hak untuk melarang anda untuk mengambil foto. 

Bagaimana kalau mengambil foto dari dalam area pemilik property? 


Di area ini sang pemilik property berhak memberikan sejumlah peraturan dan bila sang pemilik property mengatakan anda tidak boleh mengambil foto maka anda harus mematuhinya. Untuk kasus seperti ini maka diperlukan property release. 

Hewan-hewan yang ada di kebun binatang adalah property dari kebun binatang sehingga tidak bisa digunakan untuk kepentingan komersial tanpa izin dari pengelola kebun binatang. Untuk kasus seperti ini maka diperlukan property release.


foto hewan dari kebun binatang memerlukan property release

Ketika anda hendak mensubmit foto ke Microstock agensi maka anda akan diminta juga untuk melampirkan form property release yang telah ditanda tangani semua pihak. 

Talent Release 


Penulis sudah pernah membahas sedikit tentang Talent release sebelum ini, sekarang mari kita bahas lebih dalam tentang Talent release ini. 

Apa itu Talent Release? 


Talent release adalah dokumen yang memberikan izin kepada videografer atau film maker untuk mengambil gambar sang talent dan sekaligus mengunakan suara dari talent tersebut. 

Kapan talent release diperlukan? 


Setiap kali produksi terjadi baik itu untuk kepentingan berupa hiburan seperti drama, komedi maupun iklan, maka talent realase diperlukan, begitu juga bila para pemain tersebut memerankan tokoh orang lain selain diri mereka sendiri maka talent release mutlak diperlukan. 

Talent release harus ditanda tangani sebelum kamera mulai merekam, bila produser merekam tanpa mendapatkan dokumen release dan kemudian sang talent menolak menanda tangani dokumen, maka semua pengularan baik itu berupa waktu, tenaga dan uang yang telah dikeluarkan terbuang sia-sia. 

Apakah orang-orang yang terekam sebagai latar belakang dalam sebuah adeganjuga memerlukan talent release? 

Orang-orang yang berada dilatar belakang pemotretan selama mereka berada ditempat umum seperti dijalan, di stadium, digedung sekolah tidak memerlukan talent release selama mereka melakukan kegiatan apa yang biasa / rutin mereka lakukan ditempat umum tersebut. Disisi lain, jika orang-orang dilatar belakang tersebut merasa keberatan, maka release diperlukan dalam hal ini. 

Apa itu Editorial atau Editorial Use Only? 


Foto Editorial atau biasa disebut “Editorial Use Only” adalah foto yang tidak dapat digunakan untuk kepentingan iklan atau untuk mempromosikan produk atau jasa. Editorial foto hanya boleh digunakan untuk kepentingan mendidik dan menginformasi penikmat foto dan tidak dalam rangka mempromosikan diri sang fotografer, videografer, illustrator, client maupun produk atau jasa. 


foto suatu event yang digunakan untuk pendukung illustrasi

Untuk apa saja Editorial foto digunakan? 


Editorial foto digunakan hanya sebagai referensi deskritif visual dan sebagai pendukung gambar illustrasi. Foto editorial boleh menunjukan wajah orang secara spesifik, tanda lahir, tato, property seseorang, lokasi, benda, atau event dimana orang menggunakan foto tersebut sebagai referensi atau informasi. 


foto editorial yang digunakan untuk pendukung suatu berita


Semua jenis foto dapat digunakan untuk kepentingan editorial tanpa memerlukan model release atau property release. 

Editorial foto dapat digunakan untuk kepentingan: 

  • Koran, majalah atau artikel 
  • Blog, website dengan tujuan sebagai referensi pendukung visual 
  • Presentasi yang bersifat tidak komersial seperti disekolah atau raung rapat. 
  • Dokumentari atau siaran berita. 

Editorial foto tidak dapat digunakan untuk kepentingan: 

  • Segala bentuk iklan, materi promosi atau film 
  • Segala bentuk brosure atau bentuk cetak 

Demikian, anda sudah lebih tahu informasi tentang release. Penulis berharap artikel ini dapat menjadi pedoman dalam menentukan perlu tidaknya menggunakan release disetiap foto yang akan disubmit ke Microstock.

Cara Mensubmit Foto Dengan Melampirkan Form Property atau Model Release

Cara Mensubmit Foto Dengan Melampirkan Form Model Release atau Property Release di Shutterstock


Ketika men-submit hasil foto anda ke Shutterstock anda perlu memperhatikan apakah di dalam foto yang anda submit tersebut ada wajah yang tampak dan dikenali? Atau mungin meski wajah tidak tampak namun ada bagian tubuh seperti tato, bekas luka, tanda lahir yang bisa dikenali? Atau mungkin ada gambar property, desain, hotel, rumah yang dikenali? Bila jawabannya adalah YA maka itulah saatnya anda perlu melampirkan form Model Release atau Property Release sebagai kelengkapan submit foto anda. Meski hal yang penulis jabarkan diatas bukanlah satu-satunya alasan anda harus melampirkan Model Release atau Property Release (baca kapan anda memerlukan Model Release atau Property Release disini).

Mengapa Model Release atau Property Release begitu penting? Hal ini dikarenakan Model Release atau Property Release akan melindungi anda dari hal-hal yang tidak anda inginkan dikemudian hari. Model Release atau Property Release yang telah ditanda tangani oleh Model, Fotografer maupun Saksi akan menjadi dokumen sah anda ketika ada pihak-pihak yang menuntut hak cipta dari kepemilikan foto anda tersebut.

Setelah anda mengetahui pentingnya Model Release atau Property Release dan mengapa Microstock agensi juga sangat memerlukan dokumen ini sebagai jaminan bahwa foto yang anda submit benar-benar aman untuk digunakan oleh Microstock agensi maupun oleh pihak-pihak yang nantinya akan menggunakan foto tersebut, maka penulis akan menjelaskan step by step cara men-submit foto dengan melampirkan form Model Release atau Property Release di Shutterstock.

Bagaimana cara melampirkan Model Release pada Foto yang akan anda upload di Shutterstock? 


Model Release atau Property Release harus disubmit dalam bentuk file JPG, tahapannya adalah sbb:

Siapkan Model Release atau Property Release yang sudah ditanda tangani (penulis sudah membahas tentang Cara mengisi Model Release dan Property Release di Shutterstock disini), gunakan form jpg tersebut. Sign in ke akun Shutterstock anda, upload foto yang akan anda submit terlebih dahulu, bila sudah terupload sempurna lanjutkan seperti anda biasa mensubmit foto. 


image Cara melampirkan Model Release dan Property Release di Shutterstock


Setelah gambar anda terbuka seperti gambar diatas, perhatikan lingkar merah pada gambar, disitulah anda harus melampirkan release anda. Klik Add, maka anda akan dihadapkan pada isian sebagai berikut:


image informasi dari model release di shutterstock


Isi semua data tersebut diatas seperti contoh, pilih file anda apakah Model Release atau Property Release. Contoh diatas adalah untuk Model release dari model yang bernama Ayudya, dari Indonesia yang berumur antara 20 - 29. Bila telah terisi semua klik Upload. Maka gambar berikut akan tampil:

image yang menerangkan model release berhasil dilampirkan

Terlihat pada gambar diatas, form Model Release anda telah ter-upload sempurna. Lanjutkan mengisi Description/Title/Caption, Keywords dan Kategori, lalu klik submit for review. Maka seluruh tahapan mensubmit foto dan melampirkan form Model Release telah selesai. Anda dapat melakukan tahapan yang sama ketika mengupload Property Release. Selamat mencoba!

Baca ulasan lengkap tentang 4 hal yang penting diketahui tentang release di Microstock.

Cara Mengisi Model Release dan Property Release

Cara mengisi Model Release dan Property Release di Shutterstock


Pada bahasan kali ini penulis ingin menunjukan pada anda step by step cara mengisi Model Release dan Property Release di Shuterstock. Untuk itu anda perlu mengunduh terlebih dahulu formnya dan mencetak form tersebut untuk diisi dan ditanda tangani. Anda dapat mengunduh form Model Release atau Property Release disini.

Bagi anda yang belum tahu apa itu Model Release atau Property Release dan mengapa anda harus mempunyai kedua dokumen tersebut dapat membacanya Apa itu Model Release, Property Release dan Talent Release?.

Shutterstock sendiri mempunyai 2 macam Release:

  1. Model Release, ditujukan untuk para model baik itu untuk kepentingan foto, catwalk maupuan video. Shutterstock membedakan Model Release antara Model Dewasa dan Model Anak-anak.
  2. Property Release, ditujukan untuk pemilik binatang, pemilik property (hotel, restoran, interior, rumah, dan sebagainya)

Berikut tahapan mengisi Release tersebut:

Model Release for Adult


contoh model release


Model Release ini diperuntukan untuk Model yang sudah berumur 18 ke atas, unduh formulirnya disini, dan ikuti pengisiannya seperti gambar dibawah ini


cara mengisi model release di shutterstock


Catatan:
Untuk pilihan medium, centang Still bila file anda berupa Foto dan centang Video bila file anda berupa Video

Model Release for Minor


contoh minor release


Model Release atau Minor Release ini diperuntukan untuk Model yang berumur 18 ke bawah, unduh formulirnya disini, dan ikuti pengisiannya seperti gambar dibawah ini


cara mengisi minor release di shutterstock

Catatan:
Untuk pilihan medium, centang Still bila file anda berupa Foto dan centang Video bila file anda berupa Video


Property Release


contoh property release


Property Release ini diperuntukan untuk pemilik Property, unduh formulirnya disini, dan ikuti pengisiannya seperti gambar dibawah ini


cara mengisi property release di shutterstock


Catatan:
Untuk pilihan medium, centang Still bila file anda berupa Foto dan centang Video bila file anda berupa Video

Sekarang anda sudah mengetahui pentingnya Model Release dan Property Release serta cara mengisinya. Selamat mencoba!

Ingin tahu lebih lengkap tentang 4 hal yang penting diketahui tentang release di Microstock  Inilah 4 Hal yang Penting Diketahui Tentang Release di Microstock serta cara mensubmit dan melampirkan model release dan property release di Shutterstock baca ulasannya Cara Mensubmit Foto Dengan Melampirkan Form Property atau Model Release.

Apa itu Model Release, Property Release dan Talent Release?

Apa itu Releases?


Release adalah dokumen yang sah/legal untuk melindungi fotografer, agensi, model dari masalah hukum. Mereka membuat pernyataan tertulis bahwa model, pemilik property, pemilik suara menyetujui foto / image / suara mereka digunakan di Microstock Company atau Microstock Agency untuk kepentingan komersial.

Releases tidak hanya digunakan untuk model saja namun juga digunakan pada Property dan Talent Relase. 


Berikut dibawah ini bahasan detail tentang masing-masing Release.


Model Release


Model Release biasa disingkat MR haruslah ditanda tangani oleh model atau orangtua model bila sang model masih dibawah umur. Dengan menandatangani formulir model release maka membuktikan bahwa fotografer memiliki izin dari sang model atau orang tua model untuk memfoto mereka dan menggunakannya untuk kepentingan komersial.

contoh model release


Property Release


Property Release biasa disingkat PR haruslah ditanda tangani oleh pemilik property (termasuk didalamnya hewan-hewan peliharaan, kendaraan-kendaraan, bangunan atau benda-benda seni yang mereka punya). Melalui property release maka pemilik property menyatakan bahwa mereka mengizinkan property mereka untuk difoto dan digunakan untuk kepentingan komersial. 

Bangunan, patung atau desain terkenal seperti Monas, patung Tugu Selamat Datang juga memerlukan Property Release selama property tersebut menjadi subjek utama. Juga patut diperhatikan tempat-tempat umum seperti kebun bintang, stadion, taman wisata dimana umumnya dilarang untuk kegiatan komersial juga memerlukan Property Release.


Talent Release


Talent Release diperlukan untuk stock yang berupa audio seperti misalnya pada komposisi musik, artis yang bernyanyi maupun mengeluarkan suara tertentu atau memainkan instrumen tertentu.


Kapan Anda memerlukan Model Release?


Anda memerlukan model release dalam hal sebagai berikut:


  • Anda memerlukan Model Release untuk setiap foto yang anda ambil meski itu hanya berupa siluet. 
  • Anda memerlukan Model Release ketika anda menggunakan model yang sama, lokasi yang sama namun berbeda hari pemotretan maka anda memerlukan 2 Model Release. 
  • Anda memerlukan Model Release bila didalam foto anda terdapat seseorang yang meski wajahnya tidak menghadap kamera atau dari leher kebawah akan tetapi masih bisa di identifikasi misalnya dari tanda lahir, tato atau bekas luka.
  • Anda memerlukan Model Release ketika anda menggunakan model yang sama, hari yang sama namun berbeda lokasi pemotretan maka anda memerlukan 2 Model Release yang menjelaskan lokasi masing-masing saat pengambilan gambar.

Tips:

Adalah lebih baik untuk mendapatkan Model Release pada saat pemotretan berlangsung dibandingkan anda harus mengejar atau meminta mereka menanda tangani di lain waktu.

Ingin tahu cara mengisi model release dan property release?baca Cara Mengisi Model Release dan Property Release informasinya. Lalu bagaimana cara mensubmit dan melampirkan model release dan property release di Shutterstock? baca Cara Mensubmit Foto Dengan Melampirkan Form Property atau Model ReleaseLebih lengkap tentang 4 hal yang penting diketahui tentang release di Microstock Inilah 4 Hal yang Penting Diketahui Tentang Release di Microstock ulasannya disini.

Cara Mengisi Form W-8Ben

Step by step mengisi formulir pajak di Shutterstock


Di dalam dunia Microstock, mengisi formulir pajak adalah suatu keharusan. Gunanya untuk menentukan besar pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang anda dapat. Pada umumnya bila anda tidak mengisi formulir pajak maka anda akan dikenakan potongan sebesar 30% dari penghasilan yang anda dapat tiap bulannya, sayang bukan? Lalu apa itu Form W-8Ben?

Form W-8Ben adalah formulir yang dibuat bagi individu  atau badan usaha untuk warga negara non Amerika Serikat yang melakukan bisnis dengan entitas atau badan usaha asing yang berada di Amerika Serikat, dengan tujuan untuk memangkas pajak pendapatan yang diterima dari sumber-sumber di negara tersebut.

Pada artikel kali ini, penulis akan membahas bagaimana mengisi formulir pajak yang sering menjadi masalah bagi para contributor. Pada prinsipnya cara mengisi formulir pajak ini dapat anda terapkan pada semua Microstock agensi, hanya saja bahasan kali ini penulis mengkhususkan pengisian formulir pada Shutterstock.


United States Tax Treaty


Shutterstock sebagai perusahaan yang berkedudukan di Amerika Serikat telah menentukan besaran potongan pajak sebesar 10% dikarenakan Indonesia dengan Amerika telah memiliki perjanjian pajak yang ditetapkan. Besarnya potongan pajak 10% baik itu berupa gambar maupun motion picure tersebut diatur pada article 13(b) sebagaimana gambar dibawah ini:

tax treaty 10 percent at shutterstock

Sebelum anda mengisi formulir pajak di Shutterstock, harap perhatikan semua informasi pada akun anda, pastikan semua sudah terisi dengan benar sesuai data-data passport yang telah anda submit.
Tahap selanjutnya adalah sign in ke akun Shutterstock anda dan klik Tax Center (lihat gambar):


tax center di shutterstock


disana anda harus memilih Form W-8BEN (lihat gambar) dikarenakan anda adalah contributor Individual (bukan Corporations, Partnerships atau LLCs) dan anda adalah penduduk sebuah negara yang mempunyai perjanjian pajak dengan Amerika.

submit form w-8ben

Form W-8Ben


Ada 4 bagian pada Form W-8BEN (Part I, Part II, Part III dan Part IV), yaitu:
  • Part I - Identification of Beneficial Owner  adalah semua informasi tentang si penerima manfaat, dalam hal ini adalah anda
  • Part II - Claim of Tax Treaty Benefits adalah bagian dimana anda mengklaim manfaat Perjanjian Pajak 
  • Part III - Notional Principal Contracts adalah bagian bila anda mempunyai perjanjian kontrak perdagangan atau bisnis di Amerika selain dengan Shutterstock.
  • Part IV - Certification adalah bagian pernyataan dimana semua yang anda isi pada ketiga Part diatas adalah benar dan telah sesuai dengan data-data diri anda.

Berikut adalah cara pengisiannya:


Part I - Identification of Beneficial Owner


Part I - identification of beneficial owner at shutterstock

Pada bagian ini anda hanya perlu mengisi poin 1 sampai dengan poin 4. Isilah sesuai contoh yang penulis berikan pada gambar diatas.

Part II - Claim of Tax Treaty Benefits



claim of tax treaty di shutterstock


Bagian Part II ini, anda perlu mencentang poin 9a dan mengisi poin 10 sebagai berikut:
Article: 13(b)
Rate: 10%
Type of Income: Royalty Income - Images/Other
dan pada bagian kotak isi dengan: and also Royalty Income - Motion Picture/Television at 10%

Part III - Notional Principal Contracts


part III notional principal contract at shutterstock

Abaikan / Kosongkan Part III ini bila anda tidak mempunyai bisnis/perdagangan di Amerika selain dengan Shutterstock.

Part IV - Certification



part IV declaration statement of tax treaty at shutterstock

Pada bagian ini anda diminta untuk mengisi Digital Signature pada kotak yang telah disediakan. Isilah dengan nama lengkap anda sebagai pernyataan bahwa anda telah mengisi ke tiga part diatas dengan sebenar-benarnya, tepat dan lengkap, lalu kliklah tombol Submit. Selesai!

Selamat! Anda telah selesai mengisi form pajak anda dan akan mendapatkan benefit potongan sebesar 10% setiap bulannya dari penghasilan anda.


Catatan Penting:



Bila anda mempunya nama lengkap yang hanya terdiri dari satu kata, misalnya Agus, maka isilah First Name dan Last Name anda dengan Agus sehingga menjadi Agus Agus. Mengisi First name dan Last Name adalah suatu keharusan disetiap aplikasi yang anda submit untuk negara Amerika.

Do and Don't di Shutterstock

Yang Boleh dan Tidak Boleh dilakukan di Shutterstock


Dimanapun didunia ini pastilah ada aturan mainnya, demikian pula di Shutterstock. Shutterstock juga menetapkan DO dan DON'T sebagai aturan yang harus ditaati. Bahasan kali ini, penulis ingin mengulas apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Shutterstock.

DO 


Dibawah ini adalah apa-apa saja yang diperbolehkan untuk dilakukan ketika men-submit gambar.

yang diperbolehkan di shutterstock



  • Pilih kategori yang tepat untuk gambar yang anda submit, untuk keterangan lengkap klik disini. Jika gambar anda tidak ada yang cocok untuk dua kategori, maka pilih satu kategori saja.

  • Periksa gambar anda sebelum di submit dengan cara memperbesar 100% gambar anda dan pastikan bahwa gambar anda tidak ada noise, noda atau goresan pada ukuran tersebut.

  • Untuk tes awal masuk Shutterstock, submit 10 foto yang bervariasi seperti foto makanan, foto binatang, foto bunga, foto abstrak dan seterusnya.

  • Harap submit foto dengan ukuran penuh, jangan menambahkan atau mengurangi ukuran dari foto anda.

  • Harap beri kata kunci (keyword) untuk gambar yang anda submit secara hati-hati. Keyword adalah cara dimana customer menemukan gambar anda. Pastikan bahwa keyword-keyword yang anda buat tepat, sesuai dan berhubungan dengan gambar anda.

  • Harap beri kata kunci (keyword) dalam bahasa Inggris saja. Shutterstock memiliki algoritma bahasa yang dapat menterjemahkan keyword dan diskrpisi dari gambar yang anda submit ke banyak bahasa.

DON'T


Dibawah ini adalah apa-apa saja yang tidak diperbolehkan untuk dilakukan ketika men-submit gambar.

yang tidak diperbolehkan di shutterstock

  • Jangan mensubmit gambar yang ada stempel tanggal, nama atau watermark.

  • Jangan mengirim foto snapshot (foto yang diambil terburu-buru atau tidak dipersiapkan dengan matang). Shutterstock tidak menerima foto dengan shadow (bayangan) yang diakibatkan dari flash pada kamera. Pastikan gambar anda memiliki topik yang jelas dan fokus.

  • Jangan mengirim gambar dengan tema sama yang anda hanya mengubah-mengubah sedikit sudut pengambilan gambar.

  • Jangan memberi keterangan gambar bunga dengan diskripsi "Bunga" atau "Musim Semi" saja. Shutterstock hanya menerima gambar bunga yang diberi judul dengan nama ilmiah atau nama umum dari bunga yang di submit.

  • Jangan menggunakan merek dagang untuk kata kunci (keyword) ketika mensubmit gambar untuk kepentingan komersial. Namun bila mensubmit gambar untuk konten editorial maka diperbolehkan.

  • Jangan menyalin (copy) seluruh diskripsi dan / atau kata kunci (keyword) dari contributor lain

Berhati-lah dengan peraturan yang telah dibuat oleh  Shutterstock tersebut diatas. Pelanggaran dari ketentuan tersebut akan mengakibatkan anda diberi peringatan dan akun anda dapat di blok atau ditutup. Selamat mencoba! 


Silahkan Share..

Cara memilih kategori yang tepat di Shutterstock

Penjelasan Detail dari Kategori-Kategori yang Terdapat di Shutterstock


Ketika men-submit foto / vector ke Shutterstock anda akan diminta untuk memasukan 2 kategori yang tepat dan sesuai dengan gambar yang anda unggah. 


Shutterstock memiliki 26 kategori yang bisa anda pilih, yaitu:

  1. Abstract
  2. Animals/Wildlife
  3. The Arts
  4. Backgrounds/Textures
  5. Beauty/Fashion
  6. Buildings/Landmarks
  7. Business/Finance
  8. Celebrities
  9. Education
  10. Food and Drink
  11. Health Care
  12. Holidays
  13. Industrial
  14. Interiors
  15. Miscellaneous
  16. Nature
  17. Objects
  18. Parks/Outdoor
  19. People
  20. Religion
  21. Science
  22. Signs/Symbols
  23. Sports/Recreation
  24. Technology
  25. Transportation
  26. Vintage

Tujuan dari kategori-kategori ini adalah agar memudahkan customer menemukan gambar yang sesuai dengan keinginan mereka. Berhubung pentingnya kategori ini untuk membantu customer sampai ke gambar anda diantara ribuan gambar yang ada di Shutterstock, penulis sangat menyarankan agar contributor hendaknya berhati-hati untuk memilih jenis kategori yang sesuai.

Dalam bahasan kali ini, penulis akan menjelaskan kategori-kategori yang dimaksud beserta keterangan yang terperinci dan contoh gambar untuk memudahkan anda memilih kategori yang benar-benar sesuai.

Abstract


Konten yang termasuk dalam kategori ini adalah gambar-gambar fraktal (pola berulang), pola tidak beraturan, blur, dan juga gambar-gambar yang mengandung unsur abstrak di alam seperti pola pada daun, serat kayu dan lain-lain.

abstrack content untuk shutterstock



Animals / Wildlife 


Kategori ini cocok untuk konten yang berhubungan dengan semua jenis hewan baik hewan domestik / peliharaan maupun hewan liar. Lebih disukai bila di dalam judul dan keyword menerangkan nama ilmiah dari hewan tersebut.


The Arts


Kategori ini cocok untuk konten yang menampilkan objek-objek yang mengandung seni, barang-barang yang digunakan untuk menunjang karya seni, atau orang-orang yang sedang melakukan kegiatan membuat objek seni, contohnya seperti gambar kuas dan canvas, orang yang sedang melukis, orang yang berada di galeri foto, dan lain-lain.

Backgrounds / Textures


Kategori ini umumnya diperuntukan untuk konten yang berisi latar belakang yang bersifat abstrak, tekstur yang mungkin dapat digunakan sebagai wallpaper, atau sebagai latar belakang untuk teks. Paling baik bila latar belakangnya simple, bersih, dan rapi serta mempunyai ruang untuk menambahkan teks.


Backgrounds-Textures content untuk shutterstock


Beauty / Fashion


Untuk kategori ini, konten biasanya berupa model-model dengan make up lengkap atau konten dengan model-model yang sedang memperagakan pakaian atau fashion. Latar belakang gambar yang terbaik adalah putih bersih atau latar yang menggambarkan situasi di sebuah lokasi pemotretan fashion.


Buildings / Landmarks


Semua struktur bangunan atau detail-detail dari struktur bangunan masuk kedalam kategori ini, seperti detail pintu, jendela, dinding dan lain-lain.

Business / Finance


Kategori ini berisi konten yang berkaitan dengan dunia bisnis, baik itu pebisnis pria maupun wanita, suasana di lingkungan kantor, dunia perbankan, uang (keuangan) atau objek-objek yang terkait dengan keuangan seperti Kalkulator, Celengan, ATM, dan lain-lain.


business-finance content untuk shutterstock


Celebrities


Harap dicatat bahwa kategori ini hanya untuk menampilkan konten yang terkait dengan tokoh-tokoh terkenal dan berpengaruh, seperti artis, aktor atau tokoh politik. 

Catatan: 
Jangan gunakan kategori ini untuk konten seperti perayaan-perayaan tahunan, acara perayaan ulang tahun atau perkawinan.


Education


Kategori ini adalah untuk konten yang berhubungan dengan pendidikan seperti buku, ruang kelas, papan tulis, dan lain-lain.


education content untuk shutterstock


Food and Drink


Harap dicatat konten dalam kategori ini adalah apa saja yang bisa dimakan atau diserap tubuh. 

Catatan: 
Tidak termasuk didalamnya konten seperti peralatan dapur, cangkir, atau kegiatan orang-orang yang sedang makan.


food and drink content untuk shutterstock

food and drink content untuk shutterstock

Health Care / Medical


Semua objek yang berkaitan dengan kesehatan dan medis berada kedalam kategori ini. Objek gambar seperti pil / obat, gambar telanjang badan (jika konteksnya terkait dengan medis), konsep menurunkan berat badan, konsep makanan sehat termasuk dalam kategori ini.


healthcare-medical content untuk shutterstock

Holidays


Hari Libur yang dimaksud disini adalah peristiwa-peristiwa yang sesuai dengan kalender hari libur Internasional. Seperti Tahun Baru, Tahun Baru Cina, Hari Valentine, Paskah, 4 Juli, Halloween, Thanksgiving, Natal / Hanukkah. Makanan dan minuman yang biasa muncul pada hari libur ini juga termasuk disini, seperti Telur Paskah, Kalkun, Labu, dan lain-lain. 

Catatan: 
Piknik atau berlibur tidak termasuk kedalam kategori ini


Industrial


Kategori ini mencakup konstruksi, pertambangan, energi, listrik, alat berat, pekerja lapangan, blueprint, helm kerja, dan objek-objek yang berhubungan dengan industri.


Industry content untuk shutterstock

Interiors


Kategori ini meliputi konten yang menggambarkan interior rumah, gedung, kantor, kuil, gereja, masjid dan lain-lain.


Miscellaneous


Gunakan kategori ini apabila tidak satu kategoripun yang diberikan oleh Shutterstock yang dapat mewakili gambar anda, harap gunakan kategori ini dengan hati-hati. Anda juga harus memilih kategori kedua dengan cermat.


Nature


Kategori ini adalah untuk semua konten yang menggambarkan sesuatu yang berada dialam terbuka seperti matahari terbenam, awan, lautan, bunga, berkebun, dan topik alam lainnya.


nature content untuk shutterstock

Objects


Kategori ini ditujukan untuk gambar yang terisolasi rapi dari latar belakangnya yang mungkin penuh dengan detail dan pola.


Parks / Outdoor


Kategori ini bisa menjadi padanan pilihan bersamaan dengan kategori Nature. Konten seperti taman, matahari terbenam, orang-orang yang terlibat dalam kegiatan di luar ruangan seperti hiking, bersepeda, berlayar dan lain-lain.


parks-outdoor content untuk shutterstock


People


Jika konten anda memiliki gambar seseorang atau bagian tubuh seseorang di dalamnya maka gambar anda termasuk kedalam kategori ini. Sekelompok orang berkumpul juga masuk kedalam kategori ini. 


Catatan:
Jika Anda memposting konten tentang seorang anak, jangan pernah menggunakan keyword NUDE atau NAKED, SEKSI atau kata-kata seksual lainnya sebagai kata kunci atau deskripsi dari konten tersebut.

Religion


Setiap gambar yang terkait dengan agama apapun masuk di dalam kategori ini.



religion content untuk shutterstock


Science


Setiap konten yang melibatkan fenomena alam, termasuk didalamnya konten dengan gambar serangga atau hewan yang spesifik, ilmu kedokteran atau komputer, dan beberapa simbol ilmiah atau medis masuk kedalam kategori ini.


science content untuk shutterstock

Signs / Symbols


Apapun gambar yang merupakan tanda atau simbol seperti bendera, badge, emblem, tanda berhenti, tanda panah, orang menunjuk atau memberi isyarat, masuk kedalam kategori ini.

Sports / Recreation


Kategori ini meliputi semua jenis kegiatan olahraga baik itu di darat, udara, laut, di atas roda, berburu, memancing, olahraga musim dingin, hiking, bersepeda, roller skating, yoga, angkat berat, dan lain-lain.

Technology


Kategori ini meliputi konten gambar seperti komputer, ponsel, laptop, tablet, perangkat data, dan perangkat teknologi lainnya.



technology content untuk shutterstock


Transportation


Konten ini mencakup apa pun yang bersifat mengangkut, seperti pesawat, kereta api, mobil, kapal, para layang, bahkan roller-skate. Jalan raya juga termasuk kedalam kategori ini.


Vintage


Setiap konten dengan nuansa vintage, sepia tone, atau apa pun yang berkaitan dengan nuansa jaman dulu / non-modern masuk di dalam kategori ini.


Setelah membaca artikel diatas, tentu kini tidak ada lagi kesulitan untuk memilih kategori yang tepat untuk gambar yang akan anda unggah ke Shutterstock bukan? Selamat Mencoba!

Silahkan Share..