Inilah 4 Hal yang Penting Diketahui Tentang Release di Microstock

Model Release, Property Release, Talent Release dan Editorial Disertai Contoh



fotografer harus menyertakan model release atau property release


Dalam dunia fotografi, videografi, maupun illustrasi, release merupakan hal yang paling penting untuk dilengkapi. Release adalah perjanjian hukum yang mengikat antara fotografer, videografer atau illustrator dengan model mereka atau pemilik property. Perjanjian ini memastikan bahwa semua orang yang terlibat dalam proses tersebut telah menyadari konsekuensinya dan menyetujui akan penggunaan hasil foto atau illustrasi tersebut. Hal ini juga menunjukan bahwa sang model telah mendapatkan kompensasi yang sesuai dari foto tersebut.

Selain untuk memproteksi fotografer, videografer atau illustrator, itu, release yang telah ditanda tangani juga dapat memproteksi sang model, pemilik property, fotografer, videografer, illustrator, agensi, dan pengguna dari foto-foto tersebut. Adanya model release menunjukan bahwa sang fotografer, videografer atau illustrator telah mendapatkan izin dan mempunyai lisensi untuk menggunakan foto, video maupun illustrasi tersebut. 

Dalam kaitannya dengan dunia Microstock, release ini memainkan peranan penting untuk diterimanya karya yang anda submit ke masing-masing Microstock agensi. Microstock tidak ingin bila perusahaan yang mereka bangun dengan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit bermasalah dikemudian hari karena dituntut oleh model atau pemilik property yang mengetahui foto mereka ada di agensi tersebut. Untuk mencegah hal itu terjadi, anda akan diminta men-submit model atau property release bersamaan dengan karya yang hendak anda submit. 

Release sendiri haruslah kuat dan legal dalam pengisiannya, didalamnya haruslah meliputi informasi tentang sang pemilik property, fotografer, videografer maupun illustrator, sang model dan juga saksi-saksi. Lebih lanjut tentang pengisiannya dapat dilihat pada keterangan di bawah ini: 

Informasi yang harus dicantumkan dalam release


Informasi Fotografer, Videografer atau Illustrator 


Haruslah menggunakan nama lengkap yang sah menurut hukum. Didalamnya meliputi alamat lengkap, nomor telepon, alamat email, tanggal lahir dan tanda tangan sang pemilik property, fotografer, videografer atau illustrator. 

Informasi Model / Pemilik Property 


Haruslah menggunakan nama lengkap yang sah menurut hukum. Didalamnya meliputi alamat lengkap, nomor telepon, alamat email, tanggal lahir dan tanda tangan sang model atau pemilik property. Bila sang model masih dibawah 18 tahun maka form haruslah ditanda tangani oleh orang tua atau pengasuh yang mempunyai hubungan hukum dengan sang model. 

Informasi Saksi 


Haruslah menggunakan nama lengkap yang sah menurut hukum. Didalamnya meliputi alamat lengkap, nomor telepon, alamat email, tanggal lahir dan tanda tangan sang fotografer, videografer atau illustrator. 

Pastikan semua tulisan pada forn diatas jelas terbaca, tidak blur, terlalu kecil atau terlalu tipis tulisannya. 

Di dalam form release juga harus terdapat: 

  • Tanggal kapan ditanda tanganinya form tersebut 
  • Deskripsi sang model, misalnya berasal dari etnik apa 
  • Deskripsi adegan yang di foto apa saja 
  • Deskripsi property berupa apa saja, beberapa Microstock anda yang minta mencantumkan foto dari property-property tersebut di dalam form tersebut 

Contoh masalah copyright yang sering kali membingungkan. 


Contoh 1 

Anda mensubmit foto perkawinan anda yang difoto oleh fotografer professional. Anda melampirkan model release yang menyatakan bahwa andalah pemilik hak cipta dari foto tersebut karena anda merasa itu adalah foto perkawinan anda. Akan tetapi, meski anda telah membayar semua cost kepada fotografer tersebut namun hak cipta dari foto tersebut ada pada sang fotografer. Sehingga dalam hal ini fotografer yang bersangkutan haruslah ikut menanda tangani model release yang anda submit. 


foto perkawinan anda memerlukan model release


Contoh 2 

Anda hendak memfoto diri anda sendiri (foto selfie) akan tetapi camera anda tidak mempunyai timer atau remote shutter release, lalu anda meminta tolong teman anda untuk memfoto anda. Dalam kasus ini, meski anda memiliki hak cipta terhadap foto selfie tersebut anda tetap memerlukan pernyataan dari teman anda bahwa teman andalah sang fotografernya. 

Model Release 


Penulis sudah membahas sedikit tentang model release disini, sekarang mari kita bahas lebih dalam tentang model release ini. 

Kapan diperlukannya Model Release? 


Umumnya foto anda memerlukan model release bila foto tersebut ada bagian-bagian yang dapat dikenali. Selain wajah, seseorang bisa saja dapat dikenali meskipun wajah mereka dikaburkan atau di crop melalui, tanda lahir, tato, tahi lalat atau bekas luka, faktor lain mudah dikenalinya juga dapat melalui cara mereka berpakaian, aktifitas yang mereka lakukan, dengan siapa mereka berada atau dimana lokasi mereka berada. Untuk kasus-kasus seperti ini tentu saja fotografer, videografer atau illustrator memerlukan model release. 

Di beberapa negara seperti di Indonesia diperbolehkan untuk mengambil foto seseorang di area publik meski tanpa izin yang bersangkutan. Akan tetapi akan menjadi berbeda apabila foto tersebut kemudian digunakan untuk kepentingan komersial. Anda tidak dapat menggunakan foto tesebut tanpa adanya model release. 

Selain hal-hal diatas, model release diperlukan juga ketika, 

  • Foto yang anda ambil tersebut akan digunakan untuk iklan. 
  • Foto yang anda ambil tersebut akan digunakan untuk kepentingan bisnis komersial seperti, brosur, kalender, poster, website, microstock atau apapun bentuknya yang berkaitan dengan kepentingan bisnis. 
  • Foto yang anda ambil tersebut ada bagian yang dapat dikenali seperti tato, tahi lalat, bekas luka atau tanda lahir. 

tato memerlukan model release

  • Foto yang anda ambil tersebut berupa foto nude 
  • Foto yang anda ambil tersebut berupa foto seorang profesional atau semi pro dibidang sport atau keahlian lainnya. 
  • Foto seseorang yang sedang berdiri diam di tengah kerumunan orang seperti misalnya di hall sekolah atau di pameran, meski wajahnya tidak menghadap kamera. 

foto seseorang di keramain memerlukan model release

  • Foto seseorang yang sedang berdiri diam di tengah kerumunan orang seperti misalnya di hall sekolah atau di pameran, dan wajahnya sengaja / tidak sengaja menghadap ke kamera. 
  • Foto kerumunan orang seperti misalnya di pasar atau di keramaian yang di kondisikan atau di setting maka foto tersebut memerlukan model release dari masing-masing model yang ada di foto tersebut. 
  • Foto seorang model yang menutup wajahnya dengan masker namun masih dapat dikenali. 

wajah yang tertutup masker ini memerlukan model release

  • Foto seorang model yang meski menghadap belakang, tidak terlihat wajah sama sekali, tidak terlalu terlihat lokasi pengambilan akan tetapi dapat dikenali dari bajunya. 

baju atau outfit yang dapat dikenali memerlukan model release

  • Foto siluet selama foto tersebut masih dapat dikenali oleh seseorang 

foto siluet seperti ini memerlukan model release


foto seseorang seperti ini memerlukan model release


Model Release tidak diperlukan ketika: 

  • Orang-orang yang memakai seragam, seperti perawat, polisi atau pilot selama wajah mereka tidak terlihat didalam foto. 
  • Foto kerumunan orang seperti misalnya di pasar atau di keramaian selama tidak ada seseorang atau sejumlah orang yang menjadi fokus utama atau subjek dari foto. 

Berapa umur model untuk dapat mendatangani model release menurut hukum? 


Karena tujuan dari blog ini dibuat adalah untuk mengulas dunia seputar Microstock yang rata-rata berkantor di Amerika maka sudah barang tentu ketentuan hukum yang diikuti adalah ketentuan hukum Amerika. 

Di Amerika, umur 18 secara umum sudah dianggap usia sah / legal untuk menanda tangani model release. 

Bila sang model belum mencapai usia yang dianggap sah maka salah satu orang tua atau pengasuh yang mempunyai hubungan hukum dengan sang model harus menanda tangani model release tersebut. 

Contoh kasus 

Jika foto yang anda ambil itu berisi banyak orang dan anda berencana untuk mensubmit foto tersebut ke microstock, apakah anda memerlukan model release dari masing-masing orang tersebut? 

Jawabnya adalah: 
  • Jika anda ingin menjual hasil foto tersebut untuk kepentingan cetak atau bahkan poster anda tidak perlu menggunakan model release. 
  • Jika anda ingin menggunakan foto tersebut untuk kepentingan buku anda juga diperbolehkan tidak menggunakan model release, selama anda tidak mengizinkan penerbit menggunakan foto tersebut sebagai cover atau menggunakannya untuk materi promosi. 
  • Jika anda menggunakan foto tersebut untuk di print misalnya diatas mug dan menggunakan mug tersebut untuk berdagang atau beriklan maka anda memerlukan model release dari masing-masing orang yang ada didalam foto tersebut. 

Apa yang membedakan antara foto model yang akan muncul di sebuah iklan dengan yang akan muncul di halaman majalah editorial? 


Perbedaannya adalah untuk foto yang muncul pada halaman iklan, fotografer memerlukan model release sedangkan pada halaman majalah editorial tidak memerlukan model release. Selain itu foto yang digunakan untuk kepentingan iklan biasanya lebih mendatangkan uang bagi orang-orang yang terlibat didalamnya dibandingkan yang digunakan untuk editorial. 

Telah dibahas diatas bahwa ketika anda hendak mensubmit foto ke Microstock agensi maka anda akan diminta juga untuk melampirkan form model release yang telah ditanda tangani semua pihak. Baca tips cara mensubmit dan melampirkan formnya disini

Property Release


Penulis sudah membahas sedikit tentang property release dan cara mengisinya disini, sekarang mari kita bahas lebih dalam tentang property release ini. 

Bagaimana anda tahu bahwa anda memerlukan property release? 


Property release dianjurkan dan diperlukan ketika setiap pemilik property sangat dikenali melalui properti yang dipunyainya (Pemilik disini bisa perorangan maupun kelompok) 

Kapan diperlukannya Property Release? 


Property Release diperlukan ketika, 
  • Foto yang anda ambil tersebut akan digunakan untuk iklan. 
  • Foto yang anda ambil tersebut akan digunakan untuk kepentingan bisnis komersial seperti, brosur, kalender, poster, website, microstock atau apapun bentuknya yang berkaitan dengan kepentingan bisnis. 
  • Pemilik property langsung dapat dikenali melalui property yang ada didalam foto tersebut 

foto pesawat seperti ini memerlukan property release


Contoh kasus 

Bila anda hendak memfoto sebuah gedung untuk tujuan iklan atau bisnis, di bagian gedung tersebut ada logo BCA mislanya, maka anda harus mendapatkan izin dari pihak BCA, dikarenakan logo tersebut adalah property dari BCA. 


foto gedung dengan logo seperti ini memerlukan property release


Lalu bagaimana dengan gedung itu sendiri? Selama gedung atau bangunan yang ada foto itu dapat dikenali dan menjadi subjek utama didalam foto anda maka anda memerlukan property release.


foto gedung sebagai subjek seperti ini memerlukan property release


Dapatkah pemilik property mencegah anda untuk mengambil foto dari gedung mereka, mobil yang mereka miliki dan sebagainya dari area publik? 

Jika anda mengambil gambar dari area publik dan subjek terlihat dari tempat anda mengambil gambar tersebut maka pemilik property tidak mempunyai hak untuk melarang anda untuk mengambil foto. 

Bagaimana kalau mengambil foto dari dalam area pemilik property? 


Di area ini sang pemilik property berhak memberikan sejumlah peraturan dan bila sang pemilik property mengatakan anda tidak boleh mengambil foto maka anda harus mematuhinya. Untuk kasus seperti ini maka diperlukan property release. 

Hewan-hewan yang ada di kebun binatang adalah property dari kebun binatang sehingga tidak bisa digunakan untuk kepentingan komersial tanpa izin dari pengelola kebun binatang. Untuk kasus seperti ini maka diperlukan property release.


foto hewan dari kebun binatang memerlukan property release

Ketika anda hendak mensubmit foto ke Microstock agensi maka anda akan diminta juga untuk melampirkan form property release yang telah ditanda tangani semua pihak. 

Talent Release 


Penulis sudah pernah membahas sedikit tentang Talent release sebelum ini, sekarang mari kita bahas lebih dalam tentang Talent release ini. 

Apa itu Talent Release? 


Talent release adalah dokumen yang memberikan izin kepada videografer atau film maker untuk mengambil gambar sang talent dan sekaligus mengunakan suara dari talent tersebut. 

Kapan talent release diperlukan? 


Setiap kali produksi terjadi baik itu untuk kepentingan berupa hiburan seperti drama, komedi maupun iklan, maka talent realase diperlukan, begitu juga bila para pemain tersebut memerankan tokoh orang lain selain diri mereka sendiri maka talent release mutlak diperlukan. 

Talent release harus ditanda tangani sebelum kamera mulai merekam, bila produser merekam tanpa mendapatkan dokumen release dan kemudian sang talent menolak menanda tangani dokumen, maka semua pengularan baik itu berupa waktu, tenaga dan uang yang telah dikeluarkan terbuang sia-sia. 

Apakah orang-orang yang terekam sebagai latar belakang dalam sebuah adeganjuga memerlukan talent release? 

Orang-orang yang berada dilatar belakang pemotretan selama mereka berada ditempat umum seperti dijalan, di stadium, digedung sekolah tidak memerlukan talent release selama mereka melakukan kegiatan apa yang biasa / rutin mereka lakukan ditempat umum tersebut. Disisi lain, jika orang-orang dilatar belakang tersebut merasa keberatan, maka release diperlukan dalam hal ini. 

Apa itu Editorial atau Editorial Use Only? 


Foto Editorial atau biasa disebut “Editorial Use Only” adalah foto yang tidak dapat digunakan untuk kepentingan iklan atau untuk mempromosikan produk atau jasa. Editorial foto hanya boleh digunakan untuk kepentingan mendidik dan menginformasi penikmat foto dan tidak dalam rangka mempromosikan diri sang fotografer, videografer, illustrator, client maupun produk atau jasa. 


foto suatu event yang digunakan untuk pendukung illustrasi

Untuk apa saja Editorial foto digunakan? 


Editorial foto digunakan hanya sebagai referensi deskritif visual dan sebagai pendukung gambar illustrasi. Foto editorial boleh menunjukan wajah orang secara spesifik, tanda lahir, tato, property seseorang, lokasi, benda, atau event dimana orang menggunakan foto tersebut sebagai referensi atau informasi. 


foto editorial yang digunakan untuk pendukung suatu berita


Semua jenis foto dapat digunakan untuk kepentingan editorial tanpa memerlukan model release atau property release. 

Editorial foto dapat digunakan untuk kepentingan: 

  • Koran, majalah atau artikel 
  • Blog, website dengan tujuan sebagai referensi pendukung visual 
  • Presentasi yang bersifat tidak komersial seperti disekolah atau raung rapat. 
  • Dokumentari atau siaran berita. 

Editorial foto tidak dapat digunakan untuk kepentingan: 

  • Segala bentuk iklan, materi promosi atau film 
  • Segala bentuk brosure atau bentuk cetak 

Demikian, anda sudah lebih tahu informasi tentang release. Penulis berharap artikel ini dapat menjadi pedoman dalam menentukan perlu tidaknya menggunakan release disetiap foto yang akan disubmit ke Microstock.

9 comments:

  1. Super lengkap pembahasanya terima kasih banyak. Updatenya di tunggu gan

    ReplyDelete
  2. wahh.. ini sangat mencerahkan.. tapi sayangnya tentang foto.. bagaimana dengan vector, apakah ada ketentuan2nya juga dimicrostock?
    bukannya gak mau baca ketentuannya langsung di web2 microstocknya.. tapi karena bahasa inggris saya cetek..:D. jadi keberadaan blog ini dengan postingannya yang menjelaskan dengan bahasa yang bisa dimengerti, itu sangat membantu saya dan mungkin sebagian calon kontributor potensial lainnya.. terimakasih, kami tunggu update artikelnya.

    ReplyDelete
  3. Gile lu ndro, detail banget. Ditunggu tutor maupun pembahasan lainya.

    ReplyDelete
  4. bagaimana jika yang kita upload merupakan hasil scan sketsa/lukisan pribadi. apakah diperlukan property release?

    ReplyDelete
  5. Keberadaan saksi wajib kah? kalo modelnya saudara sendiri, pas pemotretan nggak ada saksi gimana ya?

    ReplyDelete
  6. Tanya mengenai properti rilis om. Bagaimana jika bangunan adalah icon daerah, misal tugu monas atau tugu pahlawan? Properti releasenya bagaimana?

    ReplyDelete